Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Blog Post

Pasien Diduga COVID-19 Langsung Bawa ke RSUP M Djamil Padang
Wagub Sumbar Nasrul Abit saat meninjau kesiapan sarana di RSAM untuk pelayanan penyakit diduga corona. (ANTARA/Ira Febrianti)
OKE News

Pasien Diduga COVID-19 Langsung Bawa ke RSUP M Djamil Padang 

Bukittinggi, inioke.com–Jika ditemukan pasien diduga COVID-19 (Coronavirus Disease 2019) di Sumbar agar langsung dibawa ke RSUP M Djamil Padang. Pasalnya, hanya di rumah sakit umum pusat tersebut tersedia peralatan yang lengkap untuk menangani penyakit yang sedang mewabah tersebut. Demikian, disampaikan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, saat meninjau ketersediaan sarana di RS Achmad Mochtar Bukittinggi, Selasa (3/3).

“Rumah sakit rujukan ada dua yaitu RSUP M Djamil Padang dan RS Achmad Mochtar di Bukittinggi. Kami sudah meninjau RS Achmad Mochtar, ternyata peralatan belum mencukupi,” katanya.

Karena kondisi itu, Wagub menerima saran Direktur RS Achmad Mochtar, jika ada kasus diduga corona (COVID-19) di wilayah tersebut sebaiknya segera dikirim langsung ke RSUP M Djamil Padang.

Ia mengatakan RS Achmad Mochtar hanya memiliki 14 alat pelindung diri (APD) sementara kebutuhan untuk satu siklus perawatan satu pasien selama 14 hari membutuhkan minimal 70 APD.

“RSUP M Djamil nanti akan kami tinjau juga, tapi kami yakin di sana peralatan lebih mencukupi dan bisa menerima pelayanan. Namun kita berharap corona tidak sampai ke sini,” ujar Nasrul Abit.

Baca juga :  Ini 10 potensi bencana yang setiap saat mengancam Kota Pariaman

Ia menyatakan pemerintah akan berjaga dan siap memberikan pelayanan bagi masyarakat mengingat banyak warga daerah tersebut yang berdagang ke luar negeri seperti Malaysia.

“Kami minta masyarakat lebih menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat misalnya dengan makan bergizi dan cuci tangan,” imbaunya.

Dalam kesempatan itu ia juga menginstruksikan agar direktur rumah sakit segera mengirimkan surat kepada Gubernur Sumbar terkait tambahan peralatan yang dibutuhkan, supaya dapat diteruskan ke pemerintah pusat untuk disediakan.

Direktur RS Achmad Mochtar, dr Khairul, mengatakan sudah didukung sumber daya manusia yang memadai untuk penanganan penyakit tersebut. Namun untuk dukungan peralatan, yang tersedia merupakan peralatan lama saat penanganan kasus flu burung pada 2007 lalu sehingga saat ini sudah tidak berfungsi baik.

Ia menyatakan sudah menyiapkan laporan mengenai peralatan yang dibutuhkan rumah sakit untuk mendukung pelayanan jika ada warga diduga terkena virus corona jenis baru. (io/ant)

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *