Padang, inioke.com—Melihat penyebaran COVID-19 yang cepat dan kondisi luar biasa (KLB) di beberapa daerah, maka Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memutuskan meniadakan kegiatan safari Ramadan dan shalat tarawih di masjid pada bulan puasa tahun ini. Hal ini untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Sumbar.

“Kita sudah lakukan koordinasi dengan Forkopimda dan disepakati tahun ini ditiadakan safari Ramadan dan shalat tarwih di masjid, jadi tarwihnya di rumah saja,” ujar Irwan Prayitno saat video conference dengan Bupati dan Wali Kota, kemarin (2/4).

Dijelaskan Irwan, keputusan tersebut juga mempertimbangkan himbauan pemerintah dan ulama agar masyarakat menghindari keramaian dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19.

“Kita harapkan kebijakan ini dapat dipatuhi oleh masyarakat, terutama para pengurus masjid agar tidak membuka masjid untuk shalat fardhu dan tarawih berjamaah nantinya,” ujar Irwan.

Peniadaan shalat berjamaah di masjid ini termasuk upaya Pemprov Sumbar dalam menangkal ledakan kasus positif COVID-19. Selain itu, juga telah diterapkan pembatasan selektif terhadap orang yang akan masuk ke Sumbar, terutama di daerah-daerah perbatasan. (GYN)

Baca juga :  Survei Revolt Institute: 54 Persen Responden Merasa Khawatir Pilkada di Masa Pandemi