Jakarta, inioke.com–Presiden Joko Widodo menyerahkan sapi kurban seberat 1,088 ton kepada Badan Pengelola Masjid Istiqlal. Sapi kurban jenis PO (Peranakan Ongole) ini diserahkan Deputi Bidang Administrasi SATWALPRES Guntur Helmi kepada Menteri Agama Fachrul Razi selaku Ketua Badan Pengelola Masjid Istiqlal, Kamis (30/07).

Bersamaan dengan itu, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi juga menerima hewan kurban dari Wakil Presiden Ma’ruf Amin berupa sapi PO (Peranakan Ongole) seberat 938 kg yang diserahkan Kepala Biro Administrasi SATWAPRES Ucu.

“Kita tahu kurban adalah kewajiban bagi mereka yang berkemampuan. Alhamdulillah Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden tidak pernah lupa, ini selalu memberikan kurban di mana tempat, salah satunya yang selalu di acarakan secara formal, resmi adalah di masjid Istiqlal ini,” kata Menag usai menerima hewan kurban Presiden dan Wakil Presiden.

Menag menyampaikan, pada Hari Raya Idul Adha, hewan kurban disembelih dan dibagikan dagingnya kepada mereka yang berhak. Daging hewan kurban biasanya sebagian diambil bagi mereka yang berkurban, sebagian dibagikan kepada tetangga dan teman, sebagian lagi disalurkan kepada fakir miskin.

Baca juga :  236 Badan Publik Akan Dinilai Komisi Informasi Sumbar

Namun, Menag memberikan catatan khusus dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di tengah pandemi Covid-19 ini agar memberikan porsi yang lebih besar bagi fakir miskin dan masyarakat terdampak Covid-19.

“Tapi kali ini, Saya selalu berpesan kepada semua umat-umat Indonesia yang berkurban bahwa dagingnya karena memang situasi kita seperti ini, hendaknya sebanyak-banyaknya diberikan kepada fakir miskin atau pada mereka yang terdampak COVID,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menag juga menyerahkan hewan kurbannya berupa sapi Limosin seberat 800 kg yang diterima Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar. (ioc/rilis)