Padang, inioke.com—Penambahan orang positif COVID-19 terus terjadi di Sumbar.  Ada 5 orang dinyatakan positif COVID-19 dari 3 kabupaten hari ini (22/4). Dengan penambahan tersebut, sudah 81 orang kena corona di Sumbar. Dari jumlah tersebut, 13 orang telah sembuh, 8 orang meninggal dunia, sementara 20 orang dirawat di berbagai rumah sakit dan 40 orang diisolasi di Bapelkes Sumbar dan secara mandiri di rumah.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 7.102 orang, dengan rincian dalam proses pemantauan 564 orang dan selesai pemantauan 6.538 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 277 orang, 56 orang masih dirawat diberbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab. Dinyatakan negatif terinfeksi COVID-19 sebanyak 204 orang dan isolasi mandiri di rumah 17 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Provinsi Sumbar, Jasman Rizal, mengatakan, penambahan pasien 5 orang hari ini berasal dari Kabupaten Solok, Pesisir Selatan dan Padang Pariaman. Pasien dari Kabupaten Solok, seorang perempuan berumur 35 tahun, terpapar dari ayahnya yang juga positif COVID-19 dan meninggal di RSUP M Djamil kemarin (21/4). Saat ini, perempuan tersebut sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Baca juga :  Belum Semua Tempat Makan di Padang Terapkan Protokol Kesehatan dengan Lengkap

Dari Pesisir Selatan, 3 orang yang bekerja di Puskesmas Tarusan. Sebelumnya, pelayanan di Puskesmas tersebut ditutup sementara menyusul adanya tenaga medis yang positif COVID-19. Tiga orang yang dinyatakan positif hari ini merupakan bagian dari seluruh tenaga medis yang menjalani tes swab untuk diperiksa di Laboratorium Biomedik FK Unand.

“Mereka satu tempat kerja di Kecamatan Koto XI Tarusan, 2 perempuan dan 1 laki-laki. Diduga terinfeksi karena kontak dengan pasien sebelumnya yang telah positif terinfeksi COVID-19. Mereka adalah perempuan berumur 46 dan 35 tahun serta laki-laki berumur 58 tahun. Semuanya diisolasi di Rusunawa Painan,” ungkap Jasman.

Sedangkan, seorang lagi pasien positif COVID-19 berasal dari Padang Pariaman. Laki-laki berusia 66 tahun. Diduga terpapar setelah pulang dari Pasar Lubuk Buaya, Padang. Sekarang, ia dirawat intensif di RS Unand Limau Manih Padang.

Melihat perkembangan jumlah orang positif COVID-19 di Sumbar, Jasman mengharapkan masyarakat untuk mematuhi instruksi dan imbauan pemerintah. Apalagi, PSBB sudah mulai diterapkan di Sumbar. Ia meminta masyarakat untuk mematuhi segala aturan yang berlaku di masa PSBB ini. Harapannya dengan PSBB ini bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona dan mengurangi angka orang terinfeksi atau positif COVID-19. (gyn)

Baca juga :  Tujuh Perempuan Pemimpin Dunia “Penjinak” Corona