Pariaman, inioke.com—Seorang petugas brankar RSUD Pariaman positif COVID-19, sementara tujuh orang lainnya masih dalam pemeriksaan. Delapan orang tenaga medis RSUD Pariaman tersebut memiliki riwayat kontak dengan pasien positif COVID-19 asal Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman.

Kabar ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Pariaman, Genius Umar, Selasa (14/4) pagi.

“Pagi tadi sekitar pukul 05. 15 WIB saya dapat chat WhatsApp dari Gubernur bahwa berdasarkan hasil lab satu warga Pariaman positif COVID-19,” ungkap Genius Umar.

Mendapat kabar dari Gubernur, Genius langsung memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan untuk menelusuri datanya. Petugas brankar itu warga Kecamatan Pariaman Utara. Diduga terpapar COVID-19 dari pasien positif sebelumnya, yang dirawat di RSUD Pariaman. Riwayatnya, ia bersama tujuh rekan lainnya pernah kontak dengan pasien tersebut. Hasil pemeriksaan laboratoriumnya keluar setelah 15 hari menjalani isolasi mandiri di rumah. Sementara itu 7 orang petugas lainnya masih menunggu hasil lab.

Hanya saja, dalam masa isolasi tersebut, ia sempat duduk di lapau tadi malam, sehingga orang yang duduk di sana juga disarankan untuk isolasi. Lebih lanjut Genius mengimbau warganya semakin hati-hati.

Baca juga :  Hadiri Undangan DPP Gerindra, Indra Catri Batal Diperiksa Penyidik Polda Sumbar

“Kurangilah kerumunan karena rawan. Ini telah ada warga yang positif,” ulas Genius.

Hari ini petugas brankar tersebut mulai dikarantina di tempat yang disediakan Pemprov Sumbar. Sementara statusnya orang tanpa gejala. (gyn)