Padang, inioke.com–Untuk pelaksanaan PSBB, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno telah menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Penanganan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Ada 7 poin pembatasan yang harus ditaati masyarakat Sumbar selama PSBB sesuai Pergub tersebut. Mulai dari pembatasan aktivitas keluar rumah, pembatasan pelaksanaan pembelajaran di sekolah dan/atau Institusi pendidikan, pembatasan aktivitas bekerja di tempat kerja.

Kemudian pembatasan kegiatan keagamaan di rumah ibadah, pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum, pembatasan kegiatan sosial dan budaya, dan pembatasan penggunaan moda transportasi untuk pergerakan orang dan barang.

Selain pembatasan, ada kegiatan tertentu yang tetap dilaksanakan selama PSBB meliputi fasilitas pelayanan kesehatan, kegiatan lain yang berkaitan dengan aspek pertahanandan keamanan dan aktivitas Gugus Tugas Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota.

Dalam Pergub yang ditetapkan Sabtu 18 April 2020 ini juga dituangkan hak dan kewajiban serta pemenuhan kebutuhan dasar penduduk selama PSBB berlangsung. Poin ini terkait bantuan dari pemerintah baik tunai maupun non tunai.

Baca juga :  Eka Vidya Putra Terpilih Aklamasi Formatur AP3SI

Tidak hanya masyarakat pemerintah daerah juga akan memberikan insentif kepada pelaku usaha yang terdampak pelaksanaan PSBB. Pengadaan bantuan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kemampuan keuangan pemerintah daerah.

Pelanggaran terhadap pelaksanaan PSBB dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. (io)