Padang, inioke.com–Lebaran tahun ini diharapkan tidak ada takbiran keliling, karena berada dalam suasana pandemi COVID-19 dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Guna mencegah penularan virus corona, Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar mengajak masyarakat di daerah itu untuk tidak menggelar takbiran keliling dalam menyambut Idul Fitri 1441 Hijriah.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan ajakan tidak menggelar takbir keliling ini sesuai dengan maklumat yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dalam maklumat tersebut dijelaskan takbiran dapat dilaksanakan di rumah-rumah penduduk atau masjid dan mushala, namun tetap mengedepankan protokol kesehatan COVID-19.

“Takbiran bisa dilaksanakan di masjid namun dengan jumlah orang yang terbatas dan mengikuti protokol seperti mencuci tangan, menggunakan masker dan lainnya,” katanya, Jumat (22/5).

Terkait ini, Polda Sumbar beserta jajaran Polres akan menggelar patroli di jalanan untuk mengendalikan orang-orang berkumpul dalam jumlah banyak. Jika menemukan akan dibubarkan dan diarahkan pulang ke rumah masing-masing. Hal ini juga sekaitan dengan pelaksanaan PSBB di Sumbar yang sedang berjalan hingga 29 Mei nanti.

Baca juga :  HM Nurnas : Lemahnya Koordinasi Soal Data Membuat Masyarakat Sumbar Menderita

Polda Sumbar akan menggelar apel Aman Nusa II malam nanti (23/5) untuk melakukan pengamanan dan pencegahan terhadap pelanggaran PSBB. Dikatakan Bayu, Polda Sumbar akan terus berupaya menjaga agar penyebaran virus ini terhenti dengan menyosialisasikan regulasi PSBB kepada masyaraka. (gyo)