Agam, inioke.com–Perjuangan Siti Manggopoh patut dijadikan sebagai acuan nilai-nilai patriot masyarakat Agam bagi generasi penerusnya. Agar nilai-nilai dan semangat patriot ini terus tumbuh dan dikenang masyarakat, maka sudah seharusnya dibangun Museum Perjuangan Siti Manggopoh, serta menjadikan Manggopoh salah satu Nagari Perjuangan di Agam.

Gagasan ini ingin diwujudkan Taslim Dt Tambogo, disamping gagasan lainnya, termasuk pengusulan kembali Siti Manggopoh sebagai Pahlawan Nasional. Sebagai tokoh nasional dari Agam, Taslim meresapi betul perjuangan Siti Manggopoh melawan penjajah Belanda yang ingin menerapkan aturan pajak atau belasting.

“Kita ingin semangat perjuangan Mande Siti bersama masyarakat Manggopoh hidup di sanubari generasi muda sekarang,“ ungkap Taslim Dt Tambogo, kemarin seusai mengunjungi Makam Pahlawan Perang Manggopoh dan Masjid Raya Siti Manggopoh.

Museum Perjuangan Siti Manggopoh yang ingin diwujudkan Taslim tersebut nantinya menjadi destinasi wisata sejarah dan pusat literasi sejarah Manggopoh, yang bisa dikunjungi oleh wisatawan, peneliti sejarah, dan sebagainya, yang pengelolaan melibatkan anak nagari setempat.

“Kita akan menjadikannya scientific living museum, yang akan menampilkan bukti-bukti sejarah patriotisme dan perjuangan masyarakat Manggopoh secara khusus dan juga Agam serta Sumatera Barat. Juga ada relief perang Manggopoh. Dan bukti-bukti bisa saja kita tampilkan dalam berbagai media, seperti film, komik, buku-buku sejarah perjuangan Manggopoh dan Agam, termasuk benda-benda bersejarahnya. Melalui museum ini orang-orang dari berbagai daerah dan negara akan lebih mengenal perjuangan masyarakat Manggopoh dan Agam, serta Sumatera Barat,” papar Anggota DPR RI periode 2009-2014 ini.

Baca juga :  Nasrul Abit : "Tungku Tigo Sajarangan Jan Diasak"

Kemudian, Taslim juga berniat, tentu bersama dengan para tokoh dan masyarakat Manggopoh, mengupayakan Siti Manggopoh menjadi Pahlawan Nasional. Pengusulan gelar sebelumnya yang pernah dilakukan akan diulang kembali, dicarikan data-data pendukung dan penguat.

“Semua yang kita gagas ini nantinya melibatkan ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, tokoh masyarakat dan anak nagari. Kita akan bersama-sama membangun Manggopoh, Kamang, Maninjau, Baso, dan Agam seluruhnya dalam semangat Agam Patriot,” tegas Taslim Dt Tambogo, yang juga salah seorang ninik mamak tersebut. (Rel)