Padang, inioke.com–Terjadinya peningkatan kasus positif COVID-19 di Kota Padang, menunjukkan belum maksimalnya kerja Gugus Tugas hingga tingkat RT/RW. Untuk itu, Wali Kota Padang, Mahyeldi, meminta Camat dan Lurah memperkuat peran RT dan RW mengendalikan warganya terhadap penyebaran COVID-19.

Memastikan semuanya bisa bekerja maksimal Mahyeldi bersama Wakilnya Hendri Septa, dan jajaran OPD menggelar konferensi video di Padang Command Center (PCC) Balai Kota Padang dengan 11 camat beserta 104 lurah se-Kota Padang, Selasa (28/4).

Mahyeldi mengharapkan semua komponen agar saling bahu-membahu membangun soliditas dan kekompakan sehingga penanganan COVID-19 berjalan maksimal. Selanjutnya, seiring perkembangan kondisi dan situasi penularan COVID-19 di Kota Padang saat ini, ia juga mengharapkan sosialisasi instruksi dan edaran pemerindah terus dilakukan.

“Para Camat beserta Lurah, diharapkan selalu bersinergi dengan semua pihak terutama RT dan RW dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat akan bahaya COVID-19 ini. Silahkan lewat media apa saja atau diumumkan di masjid dan mushalla, sehingga semua masyarakat nantinya saling membicarakan bahaya corona. Terutama saling mengingatkan apabila menemukan warga atau siapa saja yang melanggar aturan pemerintah terkait pencegahan COVID-19,” ungkapnya.

Baca juga :  Pasar Pusat Payakumbuh Tutup, Pasar Ibuh Tetap Buka Sesuai Protokol Kesehatan

Mahyeldi juga mengajak Camat dan Lurah memperkuat peran RT/RW di Kota Padang. Di samping mendata warga yang baru datang dari hasil pantauan, juga diharapkan dapat meniru sistem lockdown per RT seperti yang telah dilakukan di Cimahi dan lainnya.

“Hal ini juga bisa kita tiru di Kota Padang, sehingga, setiap warga yang ingin masuk dan keluar dapat terpantau oleh RT-nya masing-masing,” pungkasnya.

Kemudian, ia juga mengapresiasi para Camat dan Lurah serta RT/RW yang telah memotivasi masyarakat untuk saling membantu keluarga-keluarga yang dinyatakan positif COVID-19, yang menjalani isolasi di rumah masing-masing. (gyn)