Padang Pariaman, inioke.com–Memanfaatkan reses masa sidang kedua, Anggota DPRD Sumbar, HM Nurnas, memberikan pelajaran politik kepada konstituennya di Nagari Katapiang, Padang Pariaman.

Dalam pertemuan dengan anak nagari Katapiang, Sekretaris Komisi I ini meminta, agar jangan salah dalam memilih Gubernur dan Bupati pada pilkada mendatang.

Jika salah memilih pemimpin, kata Sekretaris Fraksi Demokrat ini, maka daerah tidak akan berkembang dan tetap berjalan di tempat, sehingga perekonomian masyarakat juga tidak akan maju.

Nurnas berpendapat, selama ini kepala daerah baru fokus pada PAD yang bersumber dari pajak kendaraan. Padahal banyak peluang untuk bisa menambah PAD di luar pajak kendaraan.

“Pemerintah harus membuat tim terpadu untuk meningkatkan PAD, sehingga tidak hanya terfokus pada pajak kenderaan. Seiring dengan hal tersebut usaha perekonomian masyarakat juga akan berkembang, secara otomatis taraf hidup masyarakat akan meningkat,” ulas Nurnas.

Ditambahkannya, tim terpadu bisa melibatkan berbagai OPD, sehingga tidak ada lagi kendala di lapangan, dimana pendapatan daerah tersebut akan berguna untuk pembangunan daerah.

Baca juga :  Pilkada 9 Desember 2020, Jumlah TPS 12.549 di Sumbar

“Lihat visi dan misi calon kepala daerah yang akan dipilih, jangan terpedaya dengan bujuk rayu, apa lagi janji-janji palsu, dengan iming-iming memberikan uang, itu sangat bahaya dan saat ini sudah dapat dirasakan, kedepan jangan terulang lagi,” tegas Nurnas, Selasa (30/6).

Dalam masa reses sidang kedua tersebut, Nurnas juga menampung aspirasi masyarakat, khususnya dalam sektor peningkatan perekonomian mereka, seperti nelayan dan pelaku UMKM.

Nurnas juga bangga terhadap masyarakat Padang Pariaman, khususnya Nagari Katapiang yang tidak mengeluh karena imbas covid-19. Karena guliran perekonomian dari usaha mereka masih bisa berjalan, meskipun tidak sama dengan sebelum pandemi melanda.

“Saya bangga dengan saudara-saudara saya semua, karena tidak mengeluh dengan kondisi yang ada, padahal daerah lain selalu mengeluh dengan kondisi saat ini,” ucap Nurnas lagi.

Dalam melaksanakan reses sidang kedua, selain melakukan pertemuan formal dengan unsur pemerintah nagari, jorong dan perangkat lain, Nurnas juga mengunjungi warung-warung kecil atau pelaku UMKM, untuk berdialog pada pedagang dan pengunjung, sehingga bisa menerima masukan untuk diperjuangkan di DPRD Sumbar.

Baca juga :  Hidayat Serap Aspirasi Warga Padang terkait Bantuan Langsung Tunai

Ketika akan meninggalkan lokasi, Nurnas menegaskan agar masyarakat jangan ragu untuk melaporkan ketimpangan yang terjadi, khususnya dalam memantau bantuan langsung tunai (BLT) pasca PSBB.

“Tolong monitor terus perkembangan daerah kita, jika ada ketimpangan segera laporkan, khususnya BLT kemarin,” tukuk Nurnas. (ioc)