Padang, inioke.com—Petugas medis yang berusia di atas 50 tahun tidak boleh bekerja malam. Ini merupakan konsep dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Terkait hal tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit berharap petugas di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi bisa menjalankan tugas sesuai dengan konsep tersebut.

Karena itu perlu tenaga muda yang bertugas untuk shift malam. Apalagi di tengah pandemi COVID-19 seperti sekarang.

”Kita harus menyesuaikan diri agar pelayanan di sini berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan standar protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19,” ujarnya, Kamis, (28/5).

Di samping itu, mantan Bupati Pesisir Selatan itu juga mengapresiasi pegawai rumah sakit yang bertugas dengan didikasi tinggi. Sebagai salah satu rumah sakit rujukan dalam penanganan pasien korona, RSAM terus dilengkapi dengan fasilitas kesehatan.

”RSAM Bukittinggi saat ini tersedia 26 tempat tidur. Untuk itu kita perlu persiapan tambahan tempat tidur 76 lagi, jadi diperkirakan akan disediakan 104 tempat tidur termasuk persediaan peralatannya di RSAM. Kemarin saya langsung tinjau penambahan alat kesehatan RSAM,” bebernya.

Baca juga :  Kawasan Delta Malvinas Siteba Direncanakan sebagai Objek Wisata Alam di Padang

Mengingat Sumbar masih terus ada penambahan kasus-kasus baru, RSAM Bukittinggi pun masih harus menyiapkan diri agar penanganan COVID-19 cepat dan bisa memutus mata rantai penyebaran.

”Kemudian, setelah berdiskusi dengan dr Khairul (direktur RSAM) untuk segera mengajukan perencanaan permintaan dengan segera ke Badan Keuangan Daerah bersama dengan Inspektorat untuk melakukan evaluasi pemanfaatan anggaran penanganan COVID-19 terhadap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kesehatan Sumbar terkait pengadaan sarana dan prasarana di RSAM Bukittinggi,” tukasnya.

Nasrul Abit mengungkapkan, Bukittinggi ini salah satu wilayah II di Sumatera Barat, jadi pemerintah perlu juga tambahan peralatan dan melengkapi kebutuhan supaya siap dalam pelayanan COVID-19. (std)