Padang Panjang, inioke.com–Menindak lanjuti Rancangan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Barat perihal Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, Pemko Padang Panjang dengan seluruh Instansi terkait akan membentuk Tim Disiplin Protokol Covid-19.

Hal itu terungkap saat rapat gabungan Pemko Padang Panjang dan Instansi terkait yang diselenggarakan di Lantai III Balaikota Padang Panjang, Selasa, (15/9). Rapat dihadiri oleh Wakil Walikota Padang Panjang, Asrul, Forkopimda dan pejabat terkait lainnya.

Adapun pada pasal 106 dalam rancangan Perda itu berbunyi, bahwa orang yang tidak menggunakan masker diancam pidana kurungan selama dua hari atau denda Rp250 ribu. Tim Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 yang terdiri Pemko Padang Panjang, Kepolisian, TNI, Kejaksaan, Pengadilan Negeri akan memberikan sanksi kepada masyarakat yang melanggar Perda tersebut.

Wakil Walikota Asrul menyampaikan, Perda yang dibuat Pemprov Sumbar itu terlebih dahulu akan disosialisasikan kepada masyarakat. Seluruh stakeholder hendaknya bisa bekerjasama membangun kesadaran masyarakat pentingnya protokol kesehatan serta ada sanksi yang akan diterima.

Baca juga :  Kemenag Berikan Bantuan untuk Pesantren dan Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam

Agar sosialisasi sampai kepada masyarakat, Wawako Asrul, meminta keterlibatan ketua RT.

“Diminta juga kepada seluruh ketua RT bisa menandatangi rumah-rumah penduduk mensosialisasikan Perda tersebut,” ungkapnya.

Kapolres Padang Panjang, AKBP Apri Wibowo, mengatakan, agar tim dilapangan dapat berkomitmen mejalankan tugas dengan ikhlas.

“Kita harus komit bersama-sama. Kerja ikhlas dalam arti merah putih. Tim yang bertugas dalam penegakan Perda itu harus siap kapan pun,” tegasnya.

Pemberlakuan sanksi pada Perda Provinsi Sumbar perihal Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 berlaku setelah masa sosialisasi 7 hari usai diundangkan. (ioc/rilis)