Padang, inioke.com–DPRD Provinsi Sumatera Barat menggelar sosialisasi Perda nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Disampaikan Sekretaris DPRD Sumbar, Raflis, penerapan protokol kesehatan diperketat di lingkungan sektretariat dewan sebagai upaya pelaksanaan Perda AKB yang telah ditetapkan tersebut.

“Dimulai dari Kabag, Kasubag dan para staf, karyawan, pegawai outsourcing, cleaning service, pramusaji tanpa terkecuali untuk patuh terhadap protokol kesehatan,” ujar Raflis, di DPRD Sumbar, Senin (19/10)

Menurut Raflis, yang terpenting diterapkan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun, serta tidak boleh bergerombolan di kantor termasuk di luar kantor dan kurangi bicara.

“Kita tidak tahu, diantara teman kita itu merupakan orang tanpa gejala (OTG), dia berbicara tanpa masker tentu akan menulari kawan-kawan sejawatnya,” kata Raflis.

Meskipun begitu, kata Raflis, pegawai sekretariat DPRD Sumbar harus tetap produktif dalam bekerja. Baginya pelaksanaan Perda AKB dan penerapan protokol kesehatan tidak akan membuat orang bermalas-malasan, namun tetap bekerja seperti biasa. (ioc)

Baca juga :  Anggota DPR RI Darul Siska Salurkan 1000 Paket Sembako di Kabupaten Solok