Padang Panjang, inioke.com–Mengikuti arahan dan penyuluhan yang disampaikan Pemerintah Kota Padang Panjang melalui program Dinas Pertanian dan Peternakan, Widiarti yang berprofesi sebagai petani mendapatkan penghargaan dan Juara III dalam ajang Petani Berprestasi Tingkat Sumatera Barat tahun 2020.

Widiarti merupakan warga RT 13 Kelurahan Koto Panjang Kecamatan Padang Panjang Timur berkesempatan menjadi salah satu perwakilan Padang Panjang dalam mengekspos kegiatan budidaya organik baik itu padi maupun sayuran pada bulan Maret lalu. Ia juga tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Lembuti II.

Kabid Perikanan dan Pelaksanaan Penyuluh Dinas Pertanian dan Peternakan, Indra, menyampaikan kebanggaan bagi Padang Panjang meraih Juara III Petani Berprestasi tingkat Sumbar.

“Pelakasanaan dan penilaiannya telah dilakukan pada Maret lalu sebelum wabah Covid gencar di Sumbar khususnya Padang Panjang. Alhamdulillah, kemarin kami mendapatkan surat bahwa Padang Panjang mendapat Juara III pada kategori Petani Berprestasi yang akan diserahkan pada 17 Agustus mendatang,” jelasnya, Selasa (11/8).

Di lokasi lain, Widiarti yang ditemui dikediamannya menyebutkan bahwa diberi kesempatan mewakili Padang Panjang membuatnya sangat antusias sekali, hal itu ia sampaikan melalui ekspos yang menyebutkan 11 item, diantaranya, budidaya sayuran organik ramah lingkungan, pembuatan kompos, budidaya tanaman hias, melaksanakan demplot swadaya padi jarwo, melaksanakan demplot bawang merah ramah lingkungan dan yang terfokus pada budidaya padi organik yang telah ia terapkan sejak 2012 hingga sekarang.

Baca juga :  Hujan Masih Lebat, Beberapa Kawasan dan Ruas Jalan di Kota Padang Banjir

Ia menceritakan, selama menerapkan budidaya padi organik, ia mendapat penyuluhan dan masukan dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian serta ia juga telah dua kali mendapatkan sertifikat organik.

“Saya pribadi sangat bangga dan bahagia sekali dengan kesempatan yang diberikan, dan tentu berkat keseriusan dan kegigihan serta kiat-kiat yang disampaikan Pemko melalui penyuluh pertanian yang selalu memberikan bimbingan dan pendampingan,” sebutnya. (ioc/rilis)