Padang – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menumpangkan harapan kepada seluruh pemuda di daerahnya di masa pandemi Covid-19 ini. Pemuda diharapkan mampu berperan, mengedepankan potensi lebih, semangat dan energi, di masa yang berat ini.

“Situasi pandemi ini menjadi momen untuk mendorong, memotivasi, dan menggerakkan pemuda untuk berpikir keras,” kata Mahyeldi, Kamis (2/7).

Ditekankan Mahyeldi, pandemi Covid-19 telah melumpuhkan banyak sendi kehidupan. Diantaranya seperti perekonomian, pariwisata, dan sebagainya. Mahyeldi berharap, pemuda menggerakkan potensi yang ada sehingga perekonomian dapat meningkat pesat kembali. Karena itu perlu dukungan lebih kepada pemuda agar mampu mengkapitalisasi semuanya.

“Peluang ada di pemuda untuk cepat mengatasi masalah, kita harus dorong dan semangati pemuda,” ajaknya kepada seluruh warganya.

Memotivasi seluruh pemuda di daerahnya, Pemko Padang menggelar webinar nasional bertemakan “Momentum Pemuda Membangun Perekonomian Kota Padang di Tengah Pandemi Covid-19”. Webinar ini menghadirkan dua pemuda sukses. Dr Tirta yang sukses dengan usaha cuci sepatu online dan Megri Fernando yang sukses merevitalisasi seluruh fasilitas olahraga di Padang. Keduanya berbagi pengalaman kepada seluruh pemuda Kota Padang.

Baca juga :  Pendidikan di Tengah Pandemi Covid -19 dan Kebijakan Merdeka Belajar

“Kita harapkan pemuda bersatu, jika sudah bersatu akan memudahkan semuanya, sehingga dapat membanggakan menjelang 100 tahun kemerdekaan RI,” jelas wali kota.

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Padang Mursalim Nafis menyebut di masa pandemi Covid-19 diharapkan pemuda mampu menggerakkan perekonomian. Mereka harus termotivasi. Untuk memotivasi pemuda di Kota Padang adalah orang yang pernah berhasil dan memanfaatkan sarana teknologi saat ini.

“Karena itu kita menghadirkan dokter Tirta yang berhasil memanfaatkan IT untuk memasarkan usahanya. Termasuk menghadirkan Ketua KNPI Padang Megri Fernando,” jelasnya.

Megri Fernando tampak bersemangat saat memotivasi pemuda Padang. Lelaki yang juga pengusaha sukses ini menyebut bahwa dirinya akan terus bersinergi dengan pemerintah kota. Karena dirinya melihat saat ini masalah utama adalah ketidaklancaran melakukan usaha di luar rumah dan mengharuskan untuk online.

“Kita akan kembangkan ide yang nantinya disinergikan dengan program ‘Youth Center’ Kota Padang. Yakni membuat pusat ‘market place’ minimal perkecamatan. Sehingga produksi masyarakat dapat diposting di sana dan disinergikan dengan jasa pengantar seperti ojek online,” jelasnya. (ioc/rilis)

Baca juga :  Penanganan Covid-19, Jemari Sakato: Perlu  Regulasi yang Tepat dan Efektif