Tiga tentara India terbunuh oleh tentara Tiongkok di Ladakh. Berbagai sumber menyebutkan serang perwira (kolonel) dan dua tentara tewas dalam sebuah bentrokan dengan tentara Tiongkok yang menolak untuk meninggalkan Lembah Galwan dan menduduki wilayah India.

Peristiwa ini, terjadi saat adanya usaha untuk mengurangi ketegangan di Lembah Galwan dan di tengah ribuan pasukan yang saling berhadap-hadapan di beberapa lokasi LAC dan sedang dalam posisi siaga sejak awal Mei.

Kematian yang dilaporkan pada Selasa (16/6) itu dipercaya sebagai yang pertama dalam beberapa dekade terakhir antara dua negara yang sedang berseteru itu. Sebelumnya, India dan Tiongkok  sejauh ini baru terlibat terlibat sekali peperangan pada 1962 dimana India menderita kekalahan yang memalukan.

Masih belum apakah korban akibat tertembak atau pertarungan tangan kosong. Sejumlah media India mengutip laporan departemen pertahanan bahwa bentrok itu dilakukan dengan batu dan tongkat tulis the Guardians. Kedua negara menyatakan bahwa tidak ada peluru yang ditembakan selama empat dekade terakhir dan India menyatakan kembali hal itu pada Selasa. Media lokal melaporkan tentara India “dipukuli sampai tewas” tetapi belum ada konfirmasi dari pihak militer tulis CNN.

Baca juga :  HUT Ke 74 BNI Wilayah Padang, Berbagi di Tengah Pandemi untuk Satukan Energi Optimis Indonesia

Belum ada rincian lebih lanjut mengenai konflik ini dan belum diketahui apakah terdapat konflik di pihak Tiongkok, tetapi mereka menuduh India telah menyeberang Lembah Galwan. Hua Xijn dari Global Times menulis bahwa Tiongkok juga menderita korban. Tetapi ia tidak memberikan detail lebih lanjut.

Juru bicara kementerian luar Negeri Tiongkok, seperti yang dikutip dari AFP mengatakan India telah menyeberangi perbatasan pada Senin (15/6) sebanyak dua kali, mereka “memprovokasi dan menyerang personel Tiongkok, menyebabkan konfrontasi fisik yang serius di perbatasan”.

Kedua negara itu telah terlibat kebuntuan selama puluhan tahun mengenai klaim atas wilayah perbatasan. Tiongkok mengklaim lebih dari 90.000 kilometer persegi daerah di timur dan 38.000 km persegi di Barat Himalaya yang diprotes oleh Delhi.

Dalam beberapa pekan terakhir, Beijing dan Selhi telah memobilisasi ribuan tentara dan peralatan militer dan saling berhadap-hadapan di lembah Galwan.

Selama minggu lalu, media di India melaporkan bahwa pasukan dari kedua pihak telah memulai untuk memundurkan posisinya dan berusaha untuk mengurangi ketegangan di perbatasan. Jadi bentrokan yang menyebabkan kematian tiga tentara India ini mengejutkan banyak pihak tulis CNN.

Baca juga :  Begini Desain Masker Khusus Penyandang Bisu dan Tuli

Dilansir dari the Economy Times, pimpinan militer dari kedua pihak kini sedang melaksanakan pertemuan untuk meredakan ketegangan. (patra)