OLeh: Maghriza Novita Syahti

 

“Saya khawatir waktu saya terbuang sia-sia selama pandemi ini karena saya nggak ngapa-ngapain di rumah. Kuliah online juga rasanya bagi saya kurang efektif, banyak rebahannya daripada konsentrasinya. Nanti setelah lulus, saya mau jadi apa kalo kemampuan saya gini-gini aja? Organisasi di kampus yang saya ikuti malah nggak ngapa-ngapain juga.”(S, mahasiswa)

 “WFH atau nggak WFH rasanya sama aja, malahan lebih ribet WFH deh. Karena kerjaan bisa datang kapan saja, dari pagi sampai malam. Jam kerja fleksibel karena kerjanya di rumah aja sambil makan, sambil main. Lama-lama saya berasa kayak robot. Ditugasin ini, yes bos. Dikasih kerjaan itu, yes bos juga. Nggak ada kesempatan untuk upgrade skill karena kerja remote dari rumah malah nggak bisa ke mana-mana.” (W, karyawan)

Itulah sekilas dari beberapa kasus yang kami terima untuk konsultasi beberapa waktu lalu. Masa pandemi memaksa kita untuk beraktivitas di rumah saja sehingga akrab di telinga kita istilah work from home (WFH)  dan study from home (SFH). Tidak semua orang dapat menyesuaikan diri dengan kondisi dan memanfaatkan situasi tersebut dengan sebaik-baiknya. Beberapa dari mereka bahkan meragukan diri sendiri di masa depan. Namun demikian, jika kita memahami diri sendiri, ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk tetap produktif dan positif meskipun di rumah saja, salah satunya dengan meningkatkan skill yang tentunya akan bermanfaat. Kejenuhan kuliah maupun bekerja seperti yang dialami W di atas menjadi masalah baginya untuk tidak dapat meningkatkan skillnya karena tidak bisa ke mana-mana. Industri dan lingkup kerja tentu akan semakin meluas sehingga akan ada tantangan baru di kemudian hari agar ia tetap memenuhi kebutuhan pekerjaannya.

Baca juga :  Pemko Padang Bahas Persiapan PSBB

Skill (keterampilan) berarti cakap, mampu, dan cekatan. Nah, skill ini dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu motivasi, pengalaman, dan keahlian. Jika belajar dari kasus S yang seorang mahasiswa, ia masih perlu meningkatkan motivasinya untuk memaksimalkan skill nya atau mempelajari skill baru. Ia membutuhkan pengalaman untuk dapat melakukan tindakan-tindakan selanjutnya menjadi lebih baik. Jika ia sudah memiliki pengalaman, maka keahlian akan mengikutinya. Keahlian yang dimiliki seseorang akan membuat orang tersebut lebih terampil dalam melakukan skill tersebut. Skill yang mumpuni akan membuat kita mampu untuk menyikapi perubahan yang terjadi, seperti kondisi pandemi saat ini. Selain itu, jika kita sudah sampai pada tahap ahli pada skill tertentu, tidak tertutup kemungkinan kita akan mampu menciptakan dan membuka peluang di masa depan.

Nah, bagaimana caranya kita meningkatkan dan mengasah skill kita meskipun di rumah saja? Ada beberapa poin penting yang bisa kita lakukan.

Poin penting pertama yang perlu dilakukan adalah mengenali diri dengan baik, memahami kelebihan dan kekurangan diri.  Kita akan lebih bisa mengasah kemampuan tersebut agar lebih menonjol dan mumpuni. Kita tidak perlu tergoda untuk meniru kemampuan orang lain karena setiap orang mempunyai kemampuan berbeda. Mengenali diri sendiri memberikan manfaat penting, diantaranya mengetahui kompetensi apa saja yang dibutuhkan untuk job/tugas yang diinginkan, mengetahui kelebihan dan kekurangan pribadi, mengetahui kenapa kita gagal atau sukses dalam suatu hal, serta bisa memilih pekerjaan yang sesuai dengan diri kita.

Baca juga :  Kerajaan Arab Saudi Juga Tiadakan Shalat Tarawih Berjamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Kedua, perlu ditanamkan dalam pikiran kita bahwa tidak perlu takut dan ragu untuk mencoba hal baru san mengembangkan potensi diri. Sebab, bisa jadi hal baru tersebut justru menjadi potensi Anda yang paling besar. Selalu optimis bahwa setiap hal yang Anda lakukan selalu berhasil perlu selalu ditanamkan dalam hati karena sikap optimis ini akan menjadi pendorong Anda untuk semangat mewujudkan tujuan hidup apa pun yang terjadi. Ibarat kendaraan, pikiran merupakan setirnya. Jika Anda selalu berpikiran negatif terhadap diri Anda, nilai itulah yang nantinya benar-benar akan muncul dalam diri Anda. Sebaliknya, jika Anda selalu berpikiran positif terhadap diri Anda, maka aura positif juga akan muncul dari dalam diri Anda. Buang jauh-jauh semua pikiran yang hanya akan mengganggu tujuan Anda dalam menggali potensi diri. Jangan percaya jika ada yang mengatakan bahwa Anda tidak mempunyai kelebihan. Setiap manusia pasti mempunyai kelebihan. Tinggal Anda mampu menemukannya tidak dan mengarahkan pikiran Anda dalam menemukan potensi Anda tersebut.

Baca juga :  27 Ribu Orang Telah Tes Swab di Sumbar, Keberadaan Laboratorium Unand Sangat Penting

Ketiga, manfaatkan kesempatan kelas/ kursus online yang tersedia. Dengan mengikuti kursus online, kamu dapat mengasah skill profesional walaupun kamu sedang berada di rumah saja. Kursus online biasanya akan memakan biaya, sehingga kamu harus mempersiapkannya. Meski begitu, di waktu tertentu, ada beragam kelas yang memberikan potongan harga bahkan hingga gratis. Tidak hanya  kursus online, tetapi podcast pun bisa kita manfaatkan dengan baik. Saat ini sudah banyak sekali podcast yang berkualitas dengan menyajikan konten yang bermanfaat bagi kamu, terutama yang ingin mengasah skill profesional.

Ketiga hal tersebut dapat dilakukan jika kita bisa memanfaatkan waktu dengan baik. Cari waktu yang tepat untuk mengasah skill dan meningkatkan kompetensi yang kita punya. Jika perkuliahan online  beserta tugasnya sedang padat ataupun sudah kelelahan bekerja sedari pagi hingga malam, kita bisa memanfaatkan akhir pekan untuk melaksanakan ketiga hal di atas. Atur waktu sebaik mungkin agar skill yang kita pelajari juga dapat berhasil sesuai harapan.

*Maghriza Novita Syahti, M. Psi., Psikolog (Founder & Psikolog VIP Consulting)