Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Unand akhirnya terapkan kebijakan perkuliahan daring
Rektor Unand Prof Yuliandri. (Antara/Ikhwan Wahyudi)
Uncategorized

Unand akhirnya terapkan kebijakan perkuliahan daring 

Padang, inioke.com– Universitas Andalas (Unand) Padang akhirnya menerapkan kebijakan perkuliahan daring dalam rangka mencegah dan mengantisipasi penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19).

“Untuk perkuliahan mulai 23 Maret sampai 2 April 2020 dilaksanakan dengan metode daring atau lainnya dengan tidak mengumpulkan mahasiswa dan memenuhi syarat “social distancing”,” kata Rektor Unand Prof Yuliandri di Padang, Selasa melalui edaran terbaru menghadapi corona yang diterbitkan pada 17 Maret 2020.

Sejalan dengan itu untuk pelaksanaan ujian tengah semester pada 18-20 Maret 2020 dilaksanakan dengan metode daring atau pengerjaan di rumah.

“Platform daring yang digunakan untuk ujian dan perkuliahan adalah LMS elearn Unand,” ujarnya.

Sedangkan untuk pelaksanaan pratikum, seminar proposal, seminar hasil penelitian, kolokium, ujian akhir dan sidang sarjana tetap dilaksanakan sebagaimana biasa dengan ketentuan tidak mengumpulkan banyak mahasiswa.

Kemudian terkait dengan kegiatan kemahasiswaan yang melibatkan banyak orang seperti seminar, konferensi, pertemuan ilmiah, workshop, pelatihan hingga lomba untuk sementara ditunda sampai ada ketentuan lebih lanjut.

Berikutnya kegiatan acara ilmiah dan seremonial seperti kuliah umum, acara ilmiah, yudisium, ujian terbuka hingga wisuda ditunda sementara waktu, kata dia.

Baca juga :  Soal Wabah COVID-19, Dinkes Sumbar Imbau Warga Jangan Panik

Untuk mendapatkan informasi terkait dengan COVID-19 Unand telah membentuk tim kewaspadaan pandemi COVID-19.

Bagi seluruh civitas akademika rektor juga menangguhkan semua perjalan dinas keluar provinsi hingga situasi kondusif dan terkontrol.

Terakhir bagi warga kampus yang menderita flu dan batuk segera mengisolasi diri dan jika ada yang memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri yang terjangkit agar melakukan pemeriksaan di IGD RS Unand.

Sebelumnya Unand menetapkan kebijakan proses perkuliahan tetap berjalan sebagaimana biasa dengan pembatasan jumlah maksimal satu kelas 100 orang.

“Melihat perkembang kasus corona, hingga saat ini Padang belum terkonfirmasi ada kasus positif dan Pemprov Sumbar belum menetapkan status terjangkit, oleh sebab itu perkuliahan dilaksanakan sebagaimana biasa,” kata Yuliandri.

Selain itu menurut dia berdasarkan surat edaran Dirjen Dikti, Kota Padang tidak termasuk daerah yang dianjurkan untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh.

Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor: Joko Nugroho
(ANT)

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *