Menyadari penyebaran virus corona semakin hari terjadi peningkatan jumlah ODP, PDP dengan yang positif, Wali Kota Padang Mahyeldi didampingi Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa memimpin rapat gugus tugas percepatan penanganan virus corona (covid-19). Rapat yang digelar semalam (9/4) di Aula Bagindo Azis Chan, Balai Kota Padang, antara lain untuk memaksimal lagi koordinasi agar mata rantai penyebaran virus corona ini dapat kita tekan.

“Ini rapat pertama yang kita gelar bersama gugus tugas percepatan penanganan corona virus disease 2019 yang melibatkan TNI, Polri, Kejaksaan dan semua gugus tugas yang terlibat,” ujar Mahyeldi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Padang Amasrul, Asisten I Edi Hasymi, Asisten II Hermen Peri, Asisten III Didi Aryadi, Komandan Kodim 0312/Padang Kolonel Arh Nova Mahanes Yudha, pimpinan OPD dan unsur Forkopimda Kota Padang.

Seusai rapat, Mahyeldi mengatakan, rapat untuk membahas tugas pokok dan fungsi struktur organisasi pelaksana gugus tugas percepatan penanganan corona virus disease 2019 di Kota Padang dan agenda-agenda yang dinilai penting lainnya.

Baca juga :  Empat ASN Solok Selatan dirumahkan usai pulang dari luar negeri

Rapat ini juga dimaksudkan untuk memaksimal koordinasi dan memperjelas kembali tugas pokok dan fungsi dimasing-masing bidang dengan koordinator agar pelaksanaan penanganan virus corona itu berjalan dengan baik.

“Karena SK gugus depan ini baru keluar maka hari kita gelar rapat agar koordinasi kita lebih maksimal dilapangan,” jelas Wako Mahyeldi.

Wali kota Mahyeldi mengatakan dengan digelarnya rapat ini diharapkan tim gugus depan penanganan virus corona mengetahui tanggung jawab dan kinerja kedepan. Apa yang diperbuat dan bertanggungjawab kepada siapa.

Mahyeldi juga mengingatkan lurah, RT/RW, dan Puskesmas untuk terus melakukan koordinasi, mendata siapa-siapa yang datang ke Kota Padang. “Sebagaimana kita lihat saat ini bahwa ada warga kita yang positif namun tidak menunjukan gejala yang tidak begitu signifikan. Untuk itu pendataan harus lebih maksimal lagi,” imbuhnya.

Selanjutnya, Mahyeldi juga meminta kepada tim yang bertugas di perbatasan Kota Padang untuk lebih memperketat pengawasan pintu-pintu masuk ke Kota Padang dan memasifkan sosialisasi bahaya virus corona kepada seluruh masyarakat.

Baca juga :  Menyigi Memori Kebencaan dalam Manuskrip Minangkabau

“Kita lihat sekarang kesadaran masyarakat masih kurang. Hal itu dilihat dengan banyaknya masyarakat keluar rumah tidak memakai masker dan masyarakat yang melakukan perjalanan di malam hari diluar batas jam yang ditentukan. Untuk itu kepada Satpol PP dan tim SK 4 untuk terus melakukan koordinasi dan lebih memaksimalkan lagi melakukan penindakan, agar hal ini dapat kita tekan,” pungkasnya.

Beberapa hal lain yang dibahas dalam rapat tersebut antara lain, mengenai perkembangan penyebaran virus corona, langkah mengantisipasi penyebaran virus corona, anggaran dan bantuan yang disiapkan untuk masyarakat yang terdampak secara sosial ekonomi serta jenis bantuan yang diberikan.( Prokopim Padang).