Padang Panjang, inioke.com–Memasuki tahun ajaran baru, Walikota Padang Panjang, Fadly Amran, bahas program inovatif yang dilakukan untuk memajukan pendidikan di masa pandemi covid-19 ini. Pembahasan itu dilakukan dalam pertemuan dengan Dewan Pendidikan Kota Padang Panjang di Ruang Rapat VIP Balaikota, Senin (13/7).

Fadly mengatakan dengan adanya tantangan untuk pendidikan, diharapkan fungsi Dewan Pendidikan betul-betul maksimal.

Selain program beasiswa yang diberikan kepada para pelajar, pihaknya juga mengiginkan adanya bimbel bagi anak-anak yang ingin melanjutkan pembelajaran ke Sekolah khusus Kedinasan seperti STIS, IPDN, Akpol dan lain sebagainya.

“Setiap Sekolah Kedinasan itu berbeda-beda tesnya begitu juga dengan keinginan dan kemampuan anak-anak maka dari itu kita membutuhkan program atau bimbel khusus bagi anak-anak yang lulus SMA untuk melanjutkan ke Sekolah Kedinasan ini,” kata Fadly.

Sementara itu, ia juga membahas Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru tentang penambahan kelas bagi SMA. Gerak cepat menindaklanjuti keluhan dan masukan dari masyarakat.

Disisi lain, salah satu yang tergabung dalam Dewan Pendidikan menyampaikan usulan terkait program manasik haji yang biasa dilakukan oleh anak-anak TK alangkah baiknya dilalukan oleh pelajar SMA.

Baca juga :  Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Ditetapkan DPRD Sumbar

“Karena jika kita pikirkan, pembelajaran manasik haji yang diberikan kepada pelajar SMA akan lebih bermanfaat, pasalnya mereka lebih mengetahui dan bisa mengamalkan bahkan bagi yang mampu bisa menunaikannya,” jelasnya.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Desmon, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan M Ali Tabrani, Ketua Dewan Pendidikan, Fauziah Fauzan El Muhammady, bersama anggota. (ioc/rilis)