Padang Panjang, inioke.com–Di awal Oktober 2020 ini Pemerintah Kota Padang Panjang kembali dianugerahi satu penghargaan bergengsi tingkat Nasional, yaitu Indonesia Smart Nation Award (ISNA) dengan kategori Smart Environment dari Citiasia Inc. Penghargaan ini diberikan kepada Pemko Padang Panjang atas Inovasi Pemanfaatan Limbah Serai Wangi sebagai bahan pembuatan Disinfektan.

Pemanfaatan limbah serai wangi ini semula diangkat dalam lomba inovasi yang diselenggarakan oleh Kemendagri pada Juni 2020 lalu.

Namun hal ini ternyata juga menarik perhatian Citiasia Center for Smart Nation (CCSN) dan dinobatkan sebagai salah satu inovasi daerah terbaik yang muncul di masa pandemi Covid-19 dengan kategori Smart Environment.

CCSN sendiri telah melakukan penilaian kepada lebih 180 inovasi dari berbagai daerah kabupaten dan kota se Indonesia. Dan memberikan penghargaan kepada 30 inovasi terbaik, termasuk inovasi dari Padang Panjang.

Kota Padang Panjang yang mewakili Provinsi Sumatera Barat dalam lomba inovasi daerah tersebut terpilih sebagai satu – satu nya Kabupaten/Kota yang ada di Indonesia sebagai penerima apresiasi The 4th Indonesia Smart Nation Award 2020 melalui inovasi “Pemanfaatan Serai Wangi Sebagai Bahan Pembuatan Disinfektan” dengan kategori Smart Environment.

Baca juga :  Wawako Padang Lakukan Penyemprotan Desinfektan di Masjid Raya Taqrib dan Puskesmas Rawang

Penyerahan penghargaan ISNA tersebut dilakukan secara virtual pada acara Indonesia Smart City Investment Forum (ISCIF) 2020 yang dirangkaikan dengan pelaksanaan The 4th Indonesia Smart Nation Award (ISNA). ISCIF 2020 dan the 4th ISNA kali ini mengusung tema “Smart City 2020: Driving Innovation & Productivity During The Global Pandemic,”. Senin (05/10).

Penghargaan tersebut diterima langsung secara virtual oleh Walikota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano dan disaksikan oleh Kepala Dinas Koperindag dan UKM, Arpan, SH, Kepala Dinas Kominfo, Ampera Salim SH. M.Si. dan Kabag Perekonomian, Putra Dewangga.

Walikota Fadly Amran berharap dengan diterimanya penghargaan ini, Kota Padang Panjang akan semakin memacu inovasi, gagasan yang baru dalam hal penanganan Covid-19 khususnya di Kota Padang Panjang.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperindag dan UKM menjelaskan Inovasi pemanfaatan limbah serai wangi sebagai bahan pembuatan disinfektan ini merupakan hasil kerjasama Dinas Perindag Provinsi Sumbar dengan Dinas Perdagangan dan UKM Kota Padang Panjang.

“Selain dapat memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 hal ini juga dapat mengurangi pencemaran lingkungan khususnya di kawasan pasar pusat Padang Panjang”katanya.

Baca juga :  5 Orang Positif COVID-19 di Sumbar, Waspadalah!

Penyulingan Komoditi Serai Wangi atau ASIRI sendiri mengandung air sisa uap penyulingan yang disebut dengan Hidrosol.

“Selama ini Hidrosol ini cuma dibuang saja. Namun dari hasil penelitian yang telah dilakukan Hidrosol ini mengandung senyawa sitronelol dan geraniol dimana kandungan tersebut bermanfaat sebagai anti bakteri. Dengan kata lain menyemprotkan Hidrosol di kawasan pasar pusat Padang Panjang maka akan dapat membunuh virus dan bakteri yang ada dan sekaligus menjadikan pasar ramah lingkungan wangi, “jelasnya. (Adv)