Padang, inioke.com–Jumlah kasus positif Covid-19 di Sumbar mencapai 102 orang. Ada penambahan 5 orang positif lagi hari ini (26/4).

Analisis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar, menyebutkan, penambahan kasus positif saat ini melalui transmisi lokal (local transmision). Artinya, penyebarannya bukan lagi dari luar (imported case) melainkan melalui orang yang pernah kontak dengan pasien positif sebelumnya dalam satu daerah.

“Sebelum ini postif karena datang dari luar negeri atau daerah terkangkit tanpa terkait dengan kluster manapun. Beberapa hari terkahir kecendrungan terinfeksi Coronavirus karena local transmission,”  ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman  Rizal, menyampaikab analisa tim kesehatan tersebut.

Transmisi lokal ini, menurut Jasman, dipicu ketidakdisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Masih banyak masyarakat tidak menghiraukan physical distancing, tidak memakai masker, jarang cuci tangan dan masih belum disiplin untuk selalu berada di rumah saja. Juga melanggar protokol kesehatan lainnya yang dianjurkan pemerintah,” ujar Jasman Rizal.

Baca juga :  Menjalani Masa Lockdown di Rantau Selandia Baru

3 orang dari Padang, 2 orang dari Pessel

Penambahan kasus postif hari ini, 3 orang dari Padang dan 2 warga Pessel. Tiga dari Padang, yakni Wanita 54 tahun, alamat Jati Kota Padang, pekerjaan wiraswasta.

Dari tracking medis wanita ini positif Covid-19 dari anaknya yang baru pulang dari Jogjakarta. Anaknya tidak menunjukkan gejala atau Orang Tanpa Gejala (OTG). Sekarang dirawat di RS Universitas Andalas Padang.

Kemudian, wanita 43 tahun, ibu rumah tangga beralamat di Alai Parak Kopi. Terpapar karena sering ke lokasi yang potensial berkembangnya penularan Covid-19. Sekarang di rawat di RSUD Rasidin Kota Padang.

“Pasien ketiga asal Kota Padang, pria 69 tahun, alamat di Lubuak Bagaluang Kota Padang, pekerjaan wiraswasta. Terinfeksi karena kontak dengan beberapa orang yang telah dinyatakan positif sebelumnya. Sekarang isolasi mandiri di rumah,” ujar Jasman.

Selanjutnya, dua pasien positif berasal dari Pessel yaitu  Pria 26 tahun, alamat di Tarusan Pesisir Selatan, mahasiswa. Terinfeksi karena kontak dengan salah satu pasien positif sebelumnya. Sekarang isolasi di Rusunawa Painan.

Baca juga :  Survei Revolt Institute: 73,1 Persen Responden Setuju Para Perantau Tidak Pulang Kampung  

”Satu lagi seorang anak perempuan umur 6 tahun, alamat Tarusan Pesisir Selatan. Terinfeksi karena kontak dengan pasien positif sebelumnya. Sekarang isolasi di Rusunawa Painan,” katanya.

Dari 102 orang positif Covid-19 tersebut, 20 orang sembuh, 11 orang meninggal dunia, 29 orang dirawat di berbagai rumah sakit dan 23 orang isolasi mandiri di rumah dan 19 orang lagi isolasi di berbagai pusat karantina. (gyn)