Padang Panjang, inioke.com–Memerhatikan pendidikan di tengah masa pandemi Covid-19 dan memasuki era digitalisasi meminta masyarakat untuk melakukan penyesuaian diberbagai sektor.

Menjawab hal demikian, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) menggelar Webinar Pendidikan dengan mengusut tema “Profesionalisme Guru Di Padang Panjang dalam Menjawab Tantangan Zaman Khususnya Era Revolusi Industri 4.0, Senin (31/8).

Walikota Padang Panjang Fadly Amran, menjadi Narasumber dalam webinar tersebut yang akan memaparkan Visi Misi Pendidikan Padang Panjang dalam pemberdayaan guru.

Dalam paparannya di ruang Rapat VIP Balaikota didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ali Thabrani, Fadly mengatakan perubahan dunia yang begitu cepat hingga saat ini berada di era revolusi industri 4.0 harus perlu diantisipasi.

Dijelaskannya, salah satu kriteria bagaimana pendidikan bisa lebih maju dimana guru dan murid diharapkan mampu berfikiran kritis.

Artinya, perlu adanya keterbukaan, anak-anak saat ini bisa belajar dengan luar biasa karena terpapar dari informasi yang begitu luas sehingga membuat anak-anak ini memiliki pemikiran-pemikiran yang jauh dari pemikiran kita sendiri.

Baca juga :  Cegah COVID-19, Pemprov Sumbar Periksa Pendatang di Perbatasan

“Kita perlu membuat strategi-strategi dan kebijakan luas yang bisa nantinya dilakukan oleh sekolah-sekolah dan tentunya melalui dinas pendidikan, salah satunya dengan menaikkan kapasitas pembelajaran guru untuk mendapatkan pendidikan yang luar biasa,” sebut Fadly.

Jika dikaitkan dengan zaman industri revolusi 4.0 dan pandemi covid yang tengah melanda, Guru diminta untuk bisa memaafaatkan teknologi digital sebagai media pembelajaran selama program belajar di rumah.

Untuk pendidikan di Padang Panjang, pihaknya telah menyiapkan beberapa program diantaranya seperti komitmen dan keterbukaan dengan pihak sekolah untuk transparansi terhadap walimurid dan masyarakat, menyiapkan program literasi yang tujuannya untuk menguatkan minat baca tidak hanya di sekolah tetapi juga ditengah masyarakat yang tujuan utamanya untuk menggali potensi yang dimiliki oleh masyarakat dan guru-guru itu sendiri, menyiapkan program beasiswa bagi murid dan guru yang berprestasi. (ioc)