Padang, inioke.com–Jurusan Sosiologi FIS UNP kembali melanjutkan rangkaian webinar series, kemarin (15/8). Webinar series kali ini mengusung tema membumikan sosiologi dalam pembelajaran di sekolah.

“Berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh akademisi dan mahasiswa, menyatakan bahwa pembelajaran sosiologi di sekolah sangat konseptual sehingga peserta didik beranggapan pembelajaran sosiologi sangat membosankan dan sulit dipahami,” jelas Reno Fernandes selaku moderator dalam webinar ini.

Delmira Syafrini selaku narasumber pada webinar ini mengungkapkan, bahwa pembelajaran sosiologi di sekolah bagi peserta didik seperti dua sisi mata uang.

“Sisi pertama menyatakan bahwa pembelajaran sosiologi sangat menarik bagi peserta didik dikarenakan materi-materi yang disampaikan sangat dekat dengan realitas kehidupan. Selanjutnya pada sisi yang lain, peserta didik beranggapan bahwa pembelajaran sosiologi dipenuhi dengan konsep-konsep yang sulit dipahami, membosankan dan terlalu banyak hafalan,” ungkapnya.

Berdasarkan hal demikian, Delmira Syafrini mengatakan sangat diharapakan peran dan kreativitas guru dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didik.

“Mulailah dari kasus dan contoh yang sangat dekat dengan siswa seperti memahami kondisi, hobi, kebiasaan, style dan selera. Kemudian guru harus update dengan berita-berita, isu bahkan gosip terkini sehingga siswa dapat memahami konsep-konsep dengan mudah,” paparnya.

Baca juga :  Genius Umar : Rumah Penerima BLT Akan Ditempel Stiker

Selanjutnya narasumber lainnya Erianjoni menyampaikan bahwa membumikan pembelajaran sosiologi di sekolah dengan cara melakukan pribumisasi konsep ilmiah sosiologi dengan konsep lokal. Seperti contoh konsep lembaga sosial menjadi limbago, tawuran menjadi cakak banyak, mobilitas vertikal naik menjadi naik daun dan mobilitas vertikal turun menjadi jatuh tapai.

“Tujuannya untuk mempermudah peserta didik dalam memahami konsep-konsep ilmiah sosiologi sehingga tidak dianggap lagi pembelajaran yang membosankan dan penuh dengan hafalan,” tutup Erianjoni. (boy)