Padang, inioke.com–Hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat, pasca keputusan DKPP, menetapkan Yanuk Sri Mulyani sebagai Ketua, dan mengganti ketua beberapa divisi. Rapat pleno dilaksanakan tertutup di KPU Sumbar, Senin (9/11).

kemarin menjadikan Yanuk Sri Mulyani sebagai Ketua KPU Sumbar terpilih.

Yanuk menggantikan Amnasmen sebagai Ketua KPU Sumbar setelah DKPP memutuskan pemberhentian Amnasmen sebagai ketua dalam sidang laporan calon perseorangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Fakhrizal-Genius Umar.

Ditetapkannya Yanuk sebagai Ketua KPU Sumbar sekaligus juga mengganti ketua divisi. Amnasmen mengisi jabatan Yanuk sebelumnya sebagai Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Izwaryani yang diberhentikan dari divisi teknis penyelenggaraan pemilu bertukar divisi dengan Gebril Daulai. Izwaryani sebagai Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, sedangkan Gebril sebagai Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu. Sementara, Ketua Divisi Data dan Informasi tetap dijabat Nova Indra.

“Sesuai dengan kesepakatan dan niat kita bersama tadi, dengan adanya penggantian struktur ini, kita berharap pemilihan 2020 di Sumbar berjalan baik, lancar, dan tidak ada lagi persoalan-persoalan yang terjadi. Kalau pun ada bersama kita awasi,” ujar Yanuk, yang juga Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik ini. (ioc)

Baca juga :  Kisah Isolasi Mandiri Ny RA, Kejujuran dan Keterbukaan Menambah Rezeki